Cara Memindahkan Aplikasi ke Kartu SD Paling Mudah dan Aman

Cara Memindahkan Aplikasi ke Kartu SD Paling Mudah dan Aman

Smallest Font
Largest Font

Menghadapi masalah penyimpanan internal yang penuh sering kali menjadi momok bagi pengguna smartphone Android, terutama pada perangkat kelas menengah ke bawah dengan kapasitas memori terbatas. Masalah ini biasanya muncul ditandai dengan notifikasi ruang penyimpanan tidak cukup yang menghalangi Anda untuk mengambil foto baru, mengunduh pembaruan sistem, atau memasang aplikasi penting lainnya. Salah satu solusi paling efektif untuk mengatasi kendala ini adalah dengan menerapkan cara memindahkan aplikasi ke kartu sd secara manual maupun otomatis.

Kartu memori eksternal atau MicroSD berfungsi sebagai ruang tambahan yang sangat berguna untuk menyimpan data multimedia seperti foto dan video. Namun, tahukah Anda bahwa banyak aplikasi modern juga dapat dipindahkan ke penyimpanan eksternal untuk memberikan lebih banyak ruang bagi sistem operasi bekerja lebih cepat? Meskipun tidak semua aplikasi mendukung fitur ini karena alasan keamanan dan performa, memahami langkah-langkah teknisnya akan sangat membantu Anda dalam mengoptimalkan performa perangkat sehari-hari tanpa harus membeli ponsel baru.

Kartu MicroSD untuk smartphone Android
Memilih kartu SD dengan kecepatan tinggi sangat disarankan sebelum memindahkan aplikasi.

Pahami Syarat dan Spesifikasi Kartu SD Sebelum Migrasi

Sebelum kita membahas langkah teknis mengenai cara memindahkan aplikasi ke kartu sd, Anda perlu memahami bahwa kualitas kartu memori sangat memengaruhi kecepatan akses aplikasi tersebut nantinya. Jika Anda menggunakan kartu SD berkualitas rendah dengan kecepatan baca/tulis yang lambat, aplikasi yang dipindahkan mungkin akan mengalami force close atau lag saat dijalankan. Google menyarankan penggunaan kartu SD dengan label Application Performance Class (A1 atau A2) untuk hasil terbaik.

Berikut adalah tabel perbandingan klasifikasi kartu SD yang ideal untuk menjalankan aplikasi Android secara langsung dari penyimpanan eksternal:

Kelas Kartu SDKecepatan Tulis MinimumIdeal Untuk
Class 1010 MB/sFoto dan Video Full HD
UHS Speed Class 1 (U1)10 MB/sStreaming Video Panjang
App Performance Class A110 MB/s (Random IOPS Tinggi)Menjalankan Aplikasi Dasar
App Performance Class A210 MB/s (Random IOPS Lebih Tinggi)Menjalankan Game & Aplikasi Berat

Selain faktor hardware, versi sistem operasi Android juga menentukan kemudahan proses ini. Android 6.0 Marshmallow memperkenalkan fitur Adoptable Storage, yang memungkinkan sistem menganggap kartu SD sebagai bagian integral dari memori internal. Namun, beberapa produsen smartphone seperti Samsung atau Xiaomi terkadang memodifikasi fitur ini dengan antarmuka mereka sendiri, sehingga langkah-langkahnya bisa sedikit berbeda antar merek.

Cara Memindahkan Aplikasi ke Kartu SD Secara Manual

Metode manual adalah cara yang paling umum dan aman karena tidak memerlukan akses root atau modifikasi sistem yang berisiko merusak garansi perangkat. Namun, perlu dicatat bahwa pengembang aplikasi memiliki hak untuk mengizinkan atau melarang aplikasinya dipindahkan ke memori eksternal (atribut android:installLocation). Aplikasi sistem seperti Google Maps, WhatsApp, atau YouTube biasanya tidak bisa dipindahkan secara resmi.

Langkah Umum di Sebagian Besar HP Android

  1. Buka menu Pengaturan atau Settings di smartphone Anda.
  2. Cari dan pilih menu Aplikasi atau Manajer Aplikasi.
  3. Pilih aplikasi yang ingin Anda pindahkan dari daftar yang tersedia.
  4. Ketuk pada opsi Penyimpanan (Storage).
  5. Jika aplikasi tersebut mendukung pemindahan, Anda akan melihat tombol bertuliskan Ubah (Change) pada bagian 'Penyimpanan yang digunakan'.
  6. Pilih Kartu SD (SD Card).
  7. Konfirmasi dengan menekan Pindahkan dan tunggu proses ekspor data selesai.
Menu pengaturan penyimpanan untuk memindah aplikasi
Contoh tampilan menu penyimpanan saat proses pemindahan aplikasi ke memori eksternal.

Perbedaan di Berbagai Merek Smartphone

Setiap produsen smartphone (OEM) memiliki penamaan menu yang sedikit berbeda. Di HP Samsung (One UI), fitur ini biasanya terletak di bawah Pengaturan > Aplikasi > [Pilih Aplikasi] > Penyimpanan > Ubah. Sementara di HP Xiaomi (MIUI), fitur pemindahan aplikasi secara native seringkali disembunyikan di versi terbaru, sehingga pengguna mungkin perlu mengaktifkan Opsi Pengembang (Developer Options) dan mencari pengaturan 'Paksa izinkan aplikasi di eksternal'.

Mengaktifkan Fitur Adoptable Storage (Internal Storage)

Jika smartphone Anda mendukungnya, cara memindahkan aplikasi ke kartu sd yang paling permanen adalah dengan memformat kartu memori sebagai penyimpanan internal. Dengan cara ini, Android akan menggabungkan kapasitas kartu SD ke dalam total memori telepon secara virtual. Sistem akan secara otomatis menentukan di mana data aplikasi harus diletakkan.

Peringatan Penting: Melakukan format sebagai internal akan menghapus seluruh data di kartu SD. Selain itu, kartu SD tersebut tidak akan bisa dibaca di perangkat lain (seperti PC atau kamera) karena datanya telah dienkripsi secara khusus oleh smartphone Anda.

  • Masuk ke Pengaturan > Penyimpanan.
  • Ketuk pada nama Kartu SD Anda.
  • Klik ikon titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih Setelan Penyimpanan.
  • Pilih Format sebagai internal.
  • Ikuti petunjuk di layar untuk memigrasikan data saat ini ke kartu SD baru tersebut.

Metode ini sangat direkomendasikan jika Anda memiliki kartu memori berkualitas tinggi (minimal Class 10 U3 atau A1) agar tidak menghambat performa sistem secara keseluruhan.

Kendala Mengapa Aplikasi Tidak Bisa Dipindahkan

Banyak pengguna bertanya-tanya mengapa tombol 'Ubah' atau 'Pindahkan' tidak muncul pada aplikasi tertentu. Ada beberapa alasan teknis di balik hal ini. Pertama, keamanan data; aplikasi perbankan atau aplikasi dengan enkripsi tinggi biasanya dilarang berada di luar memori internal untuk mencegah pencurian data fisik. Kedua, stabilitas sistem; widget aplikasi sering kali tidak berfungsi jika aplikasi induknya berada di kartu memori, karena kartu SD memerlukan waktu lebih lama untuk 'mount' saat ponsel baru dinyalakan.

"Memindahkan aplikasi ke penyimpanan eksternal memang membantu kapasitas ruang, namun perlu diingat bahwa kartu SD memiliki batas siklus baca-tulis. Gunakan fitur ini secara bijak terutama untuk aplikasi yang jarang digunakan namun memakan ruang besar."

Jika Anda tetap ingin memaksakan pemindahan aplikasi sistem, satu-satunya cara adalah melalui proses rooting dan menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Link2SD. Namun, metode ini sangat tidak disarankan bagi pengguna awam karena dapat membatalkan garansi dan berisiko menyebabkan kerusakan software (bootloop).

Mengaktifkan opsi pengembang untuk pemindahan aplikasi
Mengaktifkan fitur paksa izinkan aplikasi di eksternal melalui Developer Options.

Alternatif Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Bagi perangkat yang membatasi fitur pemindahan secara default, terdapat beberapa aplikasi di Google Play Store yang dapat mempermudah proses ini. Salah satu yang paling populer adalah AppMgr III (App 2 SD). Aplikasi ini berfungsi sebagai asisten yang akan memindai seluruh aplikasi di ponsel Anda dan mengelompokkannya menjadi tiga kategori: Movable (Bisa dipindah), On SD Card (Sudah di SD Card), dan Phone Only (Hanya di HP).

Dengan menggunakan alat bantu seperti ini, Anda tidak perlu mengecek satu per satu aplikasi di menu pengaturan. Anda cukup melakukan batch move atau pemindahan massal, yang tentu saja jauh lebih efisien waktu. Pastikan Anda memberikan izin akses yang diperlukan agar aplikasi ini dapat berkomunikasi dengan sistem Android Anda dengan baik.

Mempertahankan Performa Smartphone dalam Jangka Panjang

Menerapkan cara memindahkan aplikasi ke kartu sd hanyalah satu bagian dari strategi manajemen penyimpanan. Untuk memastikan ponsel tetap responsif, jangan pernah mengisi kapasitas kartu SD hingga benar-benar penuh (sisakan setidaknya 10-15% ruang kosong). Ruang kosong ini diperlukan oleh sistem untuk melakukan proses caching dan pemeliharaan file sementara.

Vonis akhir bagi Anda yang sering mengalami masalah memori penuh adalah: lakukan kurasi aplikasi secara berkala. Sering kali, file sampah dari media sosial seperti WhatsApp dan Telegram jauh lebih membebani memori dibandingkan aplikasi itu sendiri. Gabungkan metode pemindahan aplikasi ke kartu SD dengan pembersihan cache rutin serta pencadangan foto ke cloud (seperti Google Photos) untuk mendapatkan performa smartphone yang selalu optimal seperti baru. Jika memungkinkan, pilihlah MicroSD dengan standar A2 untuk menjamin kecepatan akses data setara dengan memori internal bawaan pabrik.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow