Fenomena Langit 2026: Parade Planet hingga Gerhana Matahari Total

Fenomena Langit 2026: Parade Planet hingga Gerhana Matahari Total

Smallest Font
Largest Font

Para pengamat bintang dan penggemar astronomi, bersiaplah! Tahun 2026 menjanjikan serangkaian fenomena langit yang menakjubkan, mulai dari parade planet yang langka hingga gerhana matahari total yang spektakuler. Catat tanggal-tanggal penting ini di kalender Anda!

1. Jupiter Oposisi di Awal Tahun

Awal tahun 2026 akan dimeriahkan dengan fenomena Jupiter mencapai oposisi. Pada saat itu, Bumi akan berada di antara Jupiter dan Matahari, membuat planet gas raksasa ini tampak lebih terang dan besar di langit malam. Anda dapat mengamatinya dengan mata telanjang atau menggunakan teropong kecil.

2. Parade Planet Langka di Akhir Februari

Siapkan diri Anda untuk pemandangan langit yang menakjubkan menjelang akhir Februari. Enam planet, yaitu Merkurius, Venus, Saturnus, Jupiter, Uranus, dan Neptunus, akan tampak 'berkumpul' di satu sisi langit setelah Matahari terbenam. Fenomena ini dikenal sebagai parade planet dan sangat jarang terjadi.

3. Gerhana Bulan Total "Blood Moon" di Bulan Maret

Jangan lewatkan gerhana Bulan total pada dini hari tanggal 3 Maret. Saat fenomena ini terjadi, Bulan akan tertutup bayangan Bumi dan tampak berwarna merah, sehingga sering disebut sebagai Blood Moon.

4. Hujan Meteor Lyrid Hiasi Langit April

Pada tanggal 21-22 April, langit malam akan dihiasi dengan hujan meteor Lyrid. Hujan meteor ini dapat menghasilkan puluhan meteor per jam dan menjadi salah satu peristiwa tahunan klasik yang dinantikan para pengamat langit.

5. Gerhana Matahari Total Spektakuler di Bulan Agustus

Inilah momen paling ditunggu di tahun 2026: gerhana Matahari total pada 12 Agustus. Jalur totalitas gerhana ini akan melintasi wilayah seperti Greenland, Islandia, dan sebagian Eropa Barat, termasuk Portugal dan Spanyol. Ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan korona Matahari secara langsung.

Puncak Hujan Meteor Perseid

Berdekatan dengan peristiwa gerhana Matahari, malam 12-13 Agustus juga akan menjadi puncak hujan meteor Perseid. Dengan kondisi fase Bulan baru, hujan meteor ini diperkirakan dapat menghasilkan puluhan hingga ratusan meteor per jam di bawah langit yang gelap.

6. Venus Bersinar Terang di Pertengahan September

Pada pertengahan September, Venus akan mencapai puncak cahayanya di langit sore atau malam hari. Planet ini akan menjadi salah satu objek paling terang di langit dan mudah dilihat tanpa alat bantu.

7. Rangkaian Hujan Meteor di Musim Gugur dan Dingin

Memasuki musim gugur dan awal musim dingin, ada beberapa hujan meteor menarik yang akan menghiasi langit malam:

Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor Orionid akan terjadi di sekitar tanggal 21-22 Oktober.

Hujan Meteor Leonid

Hujan meteor Leonid akan mencapai puncaknya sekitar tanggal 16-17 November.

Hujan Meteor Geminid

Hujan meteor Geminid, yang dikenal sebagai salah satu yang paling spektakuler dari semua hujan meteor tahunan, akan terjadi di pertengahan Desember.

8. Supermoon Terbesar Tutup Tahun 2026

Penutup tahun 2026 akan dimeriahkan oleh supermoon terbesar dan terdekat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 23 Desember, Bulan purnama akan berada sangat dekat dengan Bumi sehingga tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

9. Konjungsi Planet dan Fenomena Lainnya

Selain peristiwa-peristiwa puncak di atas, sepanjang tahun langit juga akan dihiasi oleh sejumlah konjungsi planet, kemunculan Bulan dekat bintang terang, serta fenomena lain yang dapat dinikmati dengan teleskop atau bahkan mata telanjang di lokasi yang gelap tanpa polusi cahaya.

Siapkan diri Anda untuk menikmati keindahan langit malam di tahun 2026!

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow