HEVC Video Extensions dan Cara Menonton Video 4K di Windows
Pernahkah Anda mencoba membuka file video hasil rekaman iPhone terbaru atau kamera mirrorless berkualitas tinggi di PC, namun hanya mendapatkan layar hitam dengan suara yang berjalan? Masalah ini biasanya muncul karena sistem operasi Windows Anda belum memiliki HEVC Video Extensions. Di era digital saat ini, format video terus berkembang untuk memberikan kualitas gambar yang lebih tajam dengan ukuran file yang lebih kecil, dan di sinilah peran teknologi High Efficiency Video Coding (HEVC) menjadi sangat krusial.
Format HEVC, yang juga dikenal sebagai H.265, adalah standar kompresi video modern yang dirancang untuk menggantikan H.264 (AVC). Meskipun teknologinya sangat efisien, Microsoft tidak lagi menyertakan codec ini secara gratis di dalam instalasi standar Windows 10 dan Windows 11. Pengguna sering kali diminta untuk membeli ekstensi ini melalui Microsoft Store, yang memicu kebingungan bagi banyak orang yang hanya ingin menonton video pribadi mereka. Memahami cara kerja dan cara menginstal hevc video extensions adalah langkah awal untuk menikmati konten multimedia tanpa hambatan teknis.
Memahami Teknologi High Efficiency Video Coding
High Efficiency Video Coding atau HEVC adalah standar kompresi video yang menawarkan efisiensi hingga 50% lebih baik dibandingkan pendahulunya, H.264. Artinya, Anda bisa mendapatkan kualitas visual yang sama namun dengan ukuran file yang setengah kali lebih kecil. Teknologi ini bekerja dengan menggunakan algoritma Coding Tree Units (CTU) yang lebih canggih, memungkinkan pemrosesan blok gambar yang lebih besar dan lebih fleksibel dibandingkan metode makroblok konvensional.
Penggunaan HEVC sangat meluas pada konten-konten resolusi tinggi seperti 4K UHD dan 8K. Karena resolusi tersebut memiliki jumlah piksel yang sangat masif, penggunaan kompresi lama akan menghasilkan ukuran file yang terlalu besar untuk di-streaming atau disimpan secara lokal. Dengan hevc video extensions, perangkat keras Anda dapat mendekode data terkompresi tersebut secara efisien menggunakan akselerasi GPU, sehingga beban kerja prosesor (CPU) menjadi jauh lebih ringan.

Perbedaan Teknis Antara H.264 dan H.265
Meskipun keduanya bertujuan untuk mengompresi video, perbedaan teknis di balik layar sangatlah signifikan. H.265 menggunakan teknik prediksi intra-frame yang lebih presisi, yang memungkinkan detail pada area gambar yang statis tetap terjaga sementara area yang bergerak dikompresi dengan lebih cerdas. Berikut adalah tabel perbandingan untuk membantu Anda memahami mengapa transisi ke HEVC sangat penting:
| Fitur Spesifikasi | H.264 (AVC) | H.265 (HEVC) |
|---|---|---|
| Efisiensi Kompresi | Standar (Besar) | Sangat Tinggi (Kecil) |
| Dukungan Resolusi | Hingga 4K (Terbatas) | Optimal untuk 4K, 8K, dan HDR |
| Ukuran Blok Maksimal | 16x16 Piksel | 64x64 Piksel (CTU) |
| Kebutuhan Hardware | Rendah | Tinggi (Butuh Akselerasi GPU) |
| Penggunaan Bandwidth | Tinggi | Lebih Hemat 50% |
Dapat dilihat dari tabel di atas bahwa hevc video extensions menjadi jembatan bagi perangkat lunak seperti aplikasi Photos atau Movies & TV di Windows untuk berkomunikasi dengan perangkat keras kartu grafis Anda guna memproses data yang kompleks ini.
Mengapa Windows Memerlukan Ekstensi Terpisah
Pertanyaan yang sering muncul adalah: mengapa Microsoft mengenakan biaya untuk codec ini? Alasannya berkaitan dengan lisensi. Teknologi HEVC dimiliki oleh konsorsium yang memegang hak paten, dan setiap perusahaan yang mendistribusikan codec ini harus membayar biaya royalti. Untuk menekan harga lisensi Windows bagi pengguna umum, Microsoft memilih untuk menyediakan hevc video extensions sebagai add-on opsional di Microsoft Store.
Tanpa ekstensi ini, aplikasi bawaan Windows tidak akan memiliki instruksi yang diperlukan untuk menerjemahkan bitstream video H.265. Hal ini tidak hanya memengaruhi pemutaran file video lokal (seperti format .mp4 atau .mkv yang menggunakan codec HEVC), tetapi juga memengaruhi kemampuan browser tertentu untuk menjalankan streaming video 4K dengan High Dynamic Range (HDR) di platform seperti Netflix.
"Implementasi HEVC pada level sistem operasi memastikan bahwa semua aplikasi yang menggunakan kerangka kerja multimedia Windows dapat mengakses akselerasi perangkat keras secara konsisten." - Analis Teknologi Multimedia.

Cara Mendapatkan HEVC Video Extensions di PC
Ada beberapa cara untuk mengaktifkan dukungan HEVC di perangkat Anda, mulai dari cara resmi yang berbayar hingga metode alternatif yang sering disediakan oleh produsen perangkat keras (OEM).
1. Melalui Microsoft Store (Resmi)
Ini adalah cara termudah dan paling aman. Anda cukup membuka Microsoft Store, mencari "HEVC Video Extensions", dan membelinya dengan harga sekitar $0.99 (atau setara dalam Rupiah). Setelah terpasang, codec ini akan langsung terintegrasi dengan aplikasi sistem seperti Windows Media Player dan aplikasi Foto.
2. Menggunakan Ekstensi dari Produsen Perangkat (OEM)
Beberapa produsen laptop seperti Dell, HP, atau Lenovo menyertakan lisensi HEVC secara gratis untuk pelanggan mereka. Terkadang, terdapat paket bernama "HEVC Video Extensions from Device Manufacturer" di Microsoft Store yang bisa diunduh gratis jika sistem Anda terdeteksi memiliki lisensi OEM tersebut. Namun, saat ini Microsoft telah membatasi akses link langsung ke versi ini untuk mencegah penyalahgunaan oleh pengguna umum.
3. Solusi Melalui Codec Pack Pihak Ketiga
Jika Anda tidak ingin bergantung pada Microsoft Store, Anda bisa menginstal paket codec pihak ketiga seperti K-Lite Codec Pack. Paket ini sangat populer di kalangan pengguna berpengalaman karena menyertakan hampir semua jenis codec video yang ada di dunia, termasuk HEVC, secara gratis.
- Unduh versi Basic atau Standard dari situs resmi.
- Lakukan instalasi dengan mengikuti petunjuk di layar.
- Codec ini akan bekerja di latar belakang untuk pemutar video pihak ketiga maupun beberapa aplikasi sistem.

Alternatif Pemutar Video Tanpa Instalasi Ekstensi
Bagi banyak pengguna, membeli ekstensi seharga satu dolar mungkin terasa merepotkan karena masalah metode pembayaran. Solusi paling praktis adalah dengan menggunakan pemutar video pihak ketiga yang sudah memiliki library codec internal sendiri. Program-program ini tidak memerlukan hevc video extensions dari Microsoft Store karena mereka menggunakan pustaka open-source seperti FFmpeg untuk mendekode video.
- VLC Media Player: Software legendaris yang bisa memutar hampir semua format file. VLC sangat stabil dan mendukung akselerasi perangkat keras secara native.
- PotPlayer: Pemutar video asal Korea Selatan yang sangat ringan dan memiliki fitur kustomisasi yang sangat mendalam bagi pengguna tingkat lanjut.
- MPV: Pemutar video minimalis yang sangat powerful untuk pengguna yang menginginkan performa maksimal tanpa gangguan antarmuka yang rumit.
Dengan menggunakan salah satu dari aplikasi di atas, Anda tetap bisa menikmati konten berkualitas tinggi tanpa harus memodifikasi sistem operasi Windows Anda secara mendalam. Namun, perlu diingat bahwa menggunakan pemutar pihak ketiga tidak akan mengaktifkan dukungan HEVC di aplikasi bawaan seperti aplikasi Photos atau editor video Clipchamp.
Menyongsong Standar Video Masa Depan yang Lebih Ringan
Industri multimedia tidak berhenti pada HEVC. Saat ini, kita mulai melihat kemunculan AV1 (AOMedia Video 1), sebuah standar kompresi video royalti-free yang dikembangkan oleh raksasa teknologi seperti Google, Amazon, dan Netflix. AV1 menjanjikan efisiensi yang lebih baik daripada HEVC tanpa beban biaya lisensi yang memusingkan bagi konsumen maupun produsen perangkat lunak.
Meskipun AV1 adalah masa depan, untuk saat ini hevc video extensions tetap menjadi standar emas yang paling banyak didukung oleh perangkat keras kamera dan smartphone saat ini. Memastikan PC Anda memiliki dukungan HEVC adalah investasi kecil yang sangat berarti untuk memastikan kompatibilitas jangka panjang dengan koleksi memori digital Anda. Apakah Anda memilih untuk membeli versi resmi atau menggunakan alternatif gratis, memiliki kemampuan untuk mendekode H.265 adalah sebuah keharusan di ekosistem digital modern. Pastikan sistem Anda selalu terupdate agar proses rendering dan playback tetap optimal dengan dukungan hevc video extensions terbaru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow