LandSpace Kejar SpaceX: Uji Roket Reusable & Siap IPO!

LandSpace Kejar SpaceX: Uji Roket Reusable & Siap IPO!

Smallest Font
Largest Font

Ambisi China untuk menyaingi dominasi SpaceX di industri roket kembali menguat seiring dengan langkah startup antariksa LandSpace yang berbasis di Beijing, yang secara terbuka mengakui terinspirasi oleh perusahaan milik Elon Musk. LandSpace menjadi entitas China pertama yang melakukan uji coba roket yang bisa digunakan ulang.

Uji Coba Roket Zhuque-3 Berakhir dengan Kegagalan

LandSpace melakukan uji coba roket Zhuque-3 pada awal Desember dalam misi pendaratan kembali tahap pertama. Uji coba tersebut belum membuahkan hasil sempurna karena booster gagal menyalakan mesin pendaratan dan jatuh sekitar 3 km dari permukaan tanah.

Kegagalan Sebagai Bagian dari Proses Pembelajaran

Kegagalan tersebut dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran, meniru pendekatan SpaceX yang dikenal agresif dalam bereksperimen dan tidak takut pada kegagalan.

LandSpace Bersiap untuk Penawaran Saham Perdana (IPO)

Tak lama setelah uji coba, LandSpace menuntaskan proses persiapan menuju penawaran saham perdana atau IPO di Shanghai. Dana segar dari pasar modal akan digunakan untuk membiayai pengembangan roket generasi berikutnya.

SpaceX Juga Dikabarkan Tengah Mempertimbangkan IPO

SpaceX sendiri juga dikabarkan tengah mempertimbangkan IPO.

Filosofi SpaceX Menginspirasi Perancang Zhuque-3

Kepala perancang Zhuque-3, Dai Zheng, menyebut ketertarikannya bergabung dengan LandSpace pada 2016 karena terinspirasi filosofi SpaceX. Ia meninggalkan perusahaan roket milik negara China demi membangun ekosistem peluncuran yang lebih berani mengambil risiko dan fokus pada roket yang bisa dipakai ulang.

Target LandSpace: Roket Murah Ala Falcon 9

Target LandSpace cukup jelas, yakni menghadirkan alternatif roket murah ala Falcon 9 milik SpaceX.

Mendukung Rencana Besar Beijing

Ambisi ini sejalan dengan rencana besar Beijing untuk membangun konstelasi hingga 10.000 satelit dalam beberapa dekade ke depan, yang membutuhkan biaya peluncuran yang jauh lebih efisien.

Desain Zhuque-3: Falcon 9 Versi China?

Desain Zhuque-3 kerap disebut sebagai Falcon 9 versi China. Wakil kepala perancang Dong Kai menyebut konfigurasi Falcon 9 telah terbukti secara teknik dan rasional untuk dipelajari.

Belajar dari Desain Sukses

Menurutnya, belajar dari desain sukses bukan berarti meniru secara membabi buta.

Tanggapan Elon Musk tentang Zhuque-3

Elon Musk sendiri sempat menyoroti Zhuque-3. Ia menyebut roket tersebut menggabungkan arsitektur Falcon 9 dengan elemen Starship, seperti penggunaan baja tahan karat dan bahan bakar methalox, kombinasi metana dan oksigen cair.

Meski begitu, Musk tetap menegaskan Starship berada "di liga yang berbeda".

Perubahan Budaya di Industri Antariksa China

Kehadiran LandSpace juga memicu perubahan budaya di industri antariksa China yang selama ini didominasi perusahaan pelat merah dan cenderung menghindari kegagalan.

Media Mulai Meliput Uji Coba Roket yang Gagal

Media negara kini mulai meliput uji coba roket yang gagal, termasuk dari perusahaan milik negara, sesuatu yang dulu jarang terjadi.

LandSpace Optimis dengan Dukungan Pemerintah

Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang makin membuka akses ke pasar modal, LandSpace berharap bisa mempercepat pengembangan roket pakai ulang.

Perjalanan Panjang LandSpace Baru Saja Dimulai

Jika menilik sejarah SpaceX yang butuh beberapa kali kegagalan sebelum sukses mendaratkan booster Falcon 9 pada 2015, jalan panjang LandSpace tampaknya baru saja dimulai.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow