Misteri Spektrum Warna Matahari: Lebih dari Sekadar Putih
Matahari yang tampak bersinar putih ternyata menyimpan spektrum warna yang jauh lebih kompleks. Data dari National Solar Observatory tahun 1980-an mengungkap bahwa cahaya terangnya berada pada panjang gelombang kuning-hijau, dan terdapat garis-garis gelap misterius yang disebut garis Fraunhofer.
Spektrum Matahari: Lebih dari Sekadar Cahaya Putih
Spektrum warna Matahari adalah hasil kompilasi observasi yang dikumpulkan oleh National Solar Observatory di Kitt Peak, Amerika Serikat, pada tahun 1980-an. Gambarannya mengungkap fakta-fakta menarik tentang bintang terdekat kita ini.
Fakta Menarik Seputar Spektrum Warna Matahari
Salah satu hal yang menarik adalah cahaya paling terang Matahari berada pada panjang gelombang kuning-hijau. Padahal, sinar Matahari tampak sepenuhnya tidak berwarna atau putih di langit.
Garis Fraunhofer: Jejak Unsur Kimia di Matahari
Fitur lain yang jelas terlihat adalah bercak-bercak gelap yang dikenal sebagai garis Fraunhofer. Garis-garis ini, dinamai dari fisikawan Jerman Josef von Fraunhofer yang mendokumentasikannya pada tahun 1814, sebenarnya adalah garis absorpsi.
Garis absorpsi ini dapat dilihat pada spektrum bintang dan galaksi lainnya. Garis-garis ini disebabkan oleh penyerapan foton pada panjang gelombang tertentu oleh atom dan molekul di atmosfer Matahari. Setiap unsur menyerap panjang gelombang cahaya yang berbeda.
Bagaimana Garis Fraunhofer Membantu Mengidentifikasi Unsur?
Garis Fraunhofer menjadi cara untuk mengetahui unsur-unsur yang ada di dalam bintang, galaksi, atau bahkan atmosfer planet. Sebagian besar garis Fraunhofer telah diidentifikasi, sehingga para ilmuwan mengetahui bahwa Matahari, selain terdiri dari hidrogen dan helium, juga memiliki unsur-unsur lain seperti oksigen, natrium, kalsium, dan merkuri.
Misteri Garis yang Hilang dalam Spektrum Matahari
Matahari adalah bintang terdekat yang datanya paling detail. Namun, penelitian terus dilakukan untuk mengungkap misteri yang belum terpecahkan.
Sebuah penelitian pada tahun 2017 menyelidiki serangkaian garis tertentu yang hilang dalam spektrum Matahari. Atmosfer Matahari yang dinamis dengan konveksi dan medan magnet yang berubah-ubah dapat mengganggu kemunculan fitur serapan.
Penyebab Hilangnya Garis pada Spektrum Matahari
Faktor terbesarnya adalah basis data garis atom dan molekul saat ini yang belum lengkap. Menentukan sidik jari spektral dari atom atau molekul tertentu memerlukan pengujian dan verifikasi. Beberapa kelompok, seperti kelompok besi, sangat kompleks.
Atmosfer Dinamis Matahari Mempersulit Identifikasi
Atmosfer Matahari yang dinamis dan bervariasi, didominasi oleh konveksi dan medan magnet yang berubah-ubah, juga dapat mengganggu kemunculan fitur serapan.
Garis Misterius yang Tak Teridentifikasi
Akibatnya, terdapat serangkaian garis misterius dalam spektrum matahari pada panjang gelombang yang tidak sesuai dengan spektrum sintetis. Garis-garis ini tidak dapat dikaitkan dengan serapan atom atau molekul yang diketahui.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow