Asus Goda Laptop Gaming Dual-Screen ROG Terbaru di CES 2026

Asus Goda Laptop Gaming Dual-Screen ROG Terbaru di CES 2026

Smallest Font
Largest Font

Asus siap memperkenalkan laptop gaming dual-screen ROG terbarunya di CES 2026, dengan waktu peluncuran yang ditetapkan pada 5 Januari. Akun ROG Global perusahaan memposting video singkat di X yang menunjuk ke 5 Januari pukul 15:00 PT.

Laptop Dual-Screen ROG: Apa yang Diharapkan?

Meskipun masih berupa teaser, belum ada nama model, spesifikasi, atau harga yang diumumkan. Namun, konsep yang diusung adalah notebook gaming yang dibangun dengan lebih dari satu layar.

Video tersebut menampilkan bidikan cepat dan rapat, tetapi pembingkaiannya menunjukkan layar utama yang dipasangkan dengan panel sekunder yang terintegrasi ke dalam sasis. Ini adalah jenis godaan yang dimaksudkan untuk memicu pengakuan.

Asus dan Inovasi Layar Ganda

Asus sebenarnya sudah menjual ide layar ganda di laptop lain, dan bahkan telah mengirimkan PC lipat panel tunggal. Jadi jika ROG kembali ke layar kedua, ia membutuhkan alasan yang jelas.

Asus sebelumnya telah mengirimkan laptop gaming dual-screen dalam bentuk ROG Zephyrus Duo 15, yang memasangkan layar utama dengan panel kedua di atas keyboard untuk aplikasi tambahan sementara game tetap menjadi pusat perhatian.

Di sisi non-gaming, Asus juga telah bermain dengan ide tersebut di Zenbook Duo (2024), dan telah mengambil ayunan yang berbeda dengan Zenbook Fold 17, yang menggunakan panel fleksibel tunggal alih-alih dua layar terpisah. Namun bagaimana pun perasaan Anda tentang eksekusinya, Asus terus kembali ke taruhan yang sama: lebih banyak ruang layar mengubah cara Anda menggunakan laptop.

Bagi para gamer, keuntungannya jelas. Layar kedua dapat menampilkan Discord, kontrol streaming, alat pemantauan, atau panduan yang terlihat tanpa alt-tabbing terus-menerus.

Potensi Kompromi dan Tantangan

Laptop dual-screen juga cenderung mengumpulkan kompromi dengan cepat. Tata letak keyboard dan touchpad bisa menjadi canggung, dan seluruh pengaturan hanya terbayar jika pengalaman perangkat lunak membuat panel tambahan terasa penting alih-alih opsional.

Tata Letak dan Ergonomi

Tata letak keyboard dan touchpad seringkali menjadi korban dari desain dual-screen. Penempatan yang tidak konvensional dapat mempengaruhi pengalaman mengetik dan penggunaan touchpad, terutama dalam sesi gaming yang intens.

Berikut adalah contoh potensi kompromi dalam tata letak:

AspekPotensi KompromiSolusi Potensial
Penempatan KeyboardPosisi yang lebih ke bawah, mengurangi ruang istirahat pergelangan tanganSandaran pergelangan tangan eksternal, desain keyboard yang lebih ergonomis
Ukuran TouchpadTouchpad yang lebih kecil atau dipindahkan ke posisi yang tidak biasaPenggunaan mouse eksternal, touchpad yang lebih responsif dan presisi
Jarak Antar TombolJarak antar tombol yang lebih sempit, mempengaruhi akurasi pengetikanDesain tombol yang lebih besar, penyesuaian software untuk sensitivitas

Peran Perangkat Lunak

Pengalaman perangkat lunak memegang kunci untuk memaksimalkan potensi layar kedua. Integrasi yang mulus dan fungsionalitas yang intuitif sangat penting untuk membuat panel tambahan terasa penting, bukan sekadar gimmick.

Integrasi Perangkat Lunak yang Mulus

Perangkat lunak harus dirancang untuk memanfaatkan layar kedua secara efektif. Ini termasuk kemampuan untuk menyeret dan melepas jendela dengan mudah, menyesuaikan tata letak, dan menyediakan pintasan cepat untuk aplikasi dan fungsi yang sering digunakan.

Fokus pada CES 2026

Pengungkapan di CES memiliki satu pekerjaan: menjelaskan untuk apa layar kedua itu, dan bagaimana itu cocok dengan desain yang mengutamakan game tanpa membuat segalanya menjadi lebih buruk.

Menanti Pengungkapan Resmi

Sampai saat itu, Anda punya tanggal, godaan singkat, dan petunjuk kuat bahwa Asus ingin mencoba lagi ide ROG dual-screen.

Spesifikasi yang Mungkin

Meskipun spesifikasi resminya belum dirilis, ada beberapa kemungkinan yang bisa diharapkan dari laptop gaming dual-screen ROG terbaru ini:

KomponenKemungkinan Spesifikasi
ProsesorIntel Core i9 Generasi Terbaru atau AMD Ryzen 9
Kartu GrafisNVIDIA GeForce RTX Seri Terbaru
Memori32GB atau 64GB DDR5
PenyimpananSSD NVMe 1TB atau 2TB
Layar Utama15-inci atau 17-inci, Refresh Rate Tinggi
Layar SekunderUkuran Bervariasi, Kemungkinan Layar Sentuh

Desain dan Portabilitas

Laptop dual-screen cenderung lebih tebal dan berat dibandingkan laptop gaming konvensional. Asus perlu menemukan keseimbangan antara fungsionalitas dan portabilitas untuk menarik minat gamer yang sering bepergian.

Harga dan Ketersediaan

Laptop gaming dual-screen biasanya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan laptop gaming biasa karena kompleksitas desain dan komponen tambahan. Ketersediaan juga mungkin terbatas pada awalnya.

Target Pasar

Laptop ini kemungkinan besar akan ditujukan kepada gamer enthusiast dan profesional yang membutuhkan ruang layar tambahan untuk multi-tasking dan meningkatkan produktivitas saat bermain game.

Tantangan Pengembangan

Mengembangkan laptop dual-screen bukan tanpa tantangan. Berikut adalah beberapa tantangan utama yang dihadapi Asus:

TantanganDeskripsiSolusi Potensial
Manajemen PanasDua layar menghasilkan lebih banyak panas, membutuhkan solusi pendinginan yang lebih efektif.Sistem pendingin canggih, desain termal yang dioptimalkan.
Daya Tahan BateraiDua layar mengkonsumsi lebih banyak daya, mengurangi daya tahan baterai.Baterai berkapasitas tinggi, optimasi daya perangkat lunak.
Bobot dan KetebalanLaptop dual-screen cenderung lebih berat dan tebal.Penggunaan material ringan, desain yang lebih ringkas.

Inovasi yang Diharapkan

Asus diharapkan untuk menghadirkan inovasi baru dalam desain dan fungsionalitas layar kedua. Ini bisa termasuk integrasi layar sentuh, dukungan stylus, atau fitur khusus untuk game tertentu.

Kesimpulan Sementara

Pengumuman resmi di CES 2026 sangat dinantikan untuk melihat bagaimana Asus mengatasi tantangan dan memanfaatkan potensi laptop gaming dual-screen ROG terbaru ini. Apakah inovasi ini akan menjadi terobosan baru atau sekadar gimmick mahal? Waktu yang akan menjawab.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow