Review iPhone Air: Tipis Memukau, Mampukah Jadi Andalan Sehari-hari?

Review iPhone Air: Tipis Memukau, Mampukah Jadi Andalan Sehari-hari?

Smallest Font
Largest Font

Apple membuat gebrakan dengan iPhone Air yang dirilis September lalu. Ponsel ini diklaim sebagai iPhone tertipis sepanjang sejarah, hanya 5,6 mm dengan berat 165 gram. Desainnya memukau, namun muncul pertanyaan: mampukah ponsel setipis ini diandalkan untuk penggunaan sehari-hari?

Desain IPhone Air: Ringan dan Premium

Desain menjadi daya tarik utama iPhone Air. Bobotnya yang hanya 165 gram terasa ringan dibandingkan iPhone 17 Pro (206 gram). Sensasi "melayang" saat menggenggamnya terasa adiktif.

Meskipun sangat tipis (5,6 mm), Apple mengklaim rangka titanium Grade 5 memberikan kekuatan ekstra. Bagian depan dilindungi Ceramic Shield 2 yang diklaim tiga kali lebih tahan gores, sementara bagian belakang menggunakan Ceramic Shield generasi sebelumnya yang empat kali lebih tahan retak.

Detail Desain yang Fungsional

Modul kamera yang sedikit menonjol justru memberikan efek positif, membuat iPhone Air tidak bergoyang saat diletakkan di meja. Tombol Tindakan (Action Button) tetap hadir dan dapat dikustomisasi. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP68, tahan air hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit.

Layar Super Retina XDR yang Memanjakan Mata

iPhone Air dibekali layar Super Retina XDR OLED 6,5 inci dengan resolusi 2736 x 1260 piksel (460 ppi). Dukungan ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz membuat scrolling terasa sangat mulus. Kecerahan puncak layar mencapai 3.000 nit di luar ruangan.

Dukungan HDR, Dolby Vision, dan True Tone membuat konten video, termasuk Netflix, tampil memanjakan mata, apalagi dengan bezel yang sangat tipis.

Audio: Kompromi Demi Desain Tipis

Demi desain ultra-tipis, iPhone Air hanya mengandalkan satu speaker utama di earpiece atas. Output suara bersifat mono, bukan stereo seperti model iPhone lain. Suara terdengar cukup jernih tapi kurang bertenaga di bass.

Solusi Audio dengan AirPods

Solusi praktisnya adalah menggunakan AirPods atau TWS dari brand lain untuk kualitas audio yang lebih baik dan mengurangi kebisingan sekitar.

Kamera 48MP: Hasil Memuaskan, Minim Fleksibilitas

iPhone Air mengandalkan satu kamera belakang 48 MP Fusion Camera dengan bukaan f/1.6 dan sensor-shift OIS. Kamera ini mampu menghasilkan foto default 24 MP atau mode resolusi penuh 48 MP. Apple juga menyematkan optical-quality 2x zoom (52 mm) berbasis crop sensor, serta digital zoom hingga 10x.

Fitur fotografi khas Apple tetap lengkap. Hasil foto dan video secara keseluruhan sangat memuaskan: detail tajam, warna natural, dan performa low-light yang solid.

Keterbatasan Lensa

Absennya lensa ultra-wide atau telephoto dedicated membuat fleksibilitas kamera iPhone Air berada di bawah iPhone 17 Pro. Ini menjadi catatan penting bagi pengguna yang sering memotret landscape atau grup besar.

Performa A19 Pro: Gesit dan Efisien

iPhone Air ditenagai chip A19 Pro berbasis fabrikasi 3 nm. Chip ini memiliki CPU 6-core, GPU 5-core dengan dukungan ray tracing, serta Neural Engine 16-core untuk kebutuhan AI. RAM 12 GB dan opsi penyimpanan hingga 1 TB memastikan multitasking berjalan lancar.

Dalam penggunaan harian, performanya terasa sangat responsif. Membuka banyak aplikasi, berpindah antar-task, hingga editing video 4K di CapCut berjalan tanpa hambatan.

Daya Tahan Baterai: Lebih Baik dari Ekspektasi

Meskipun hanya dibekali baterai 3.149 mAh, daya tahannya jauh melampaui ekspektasi. Kombinasi chip A19 Pro yang efisien dan optimalisasi iOS 19 terbukti bekerja efektif.

Apple mengklaim iPhone Air mampu bertahan hingga 27 jam pemutaran video lokal atau 22 jam streaming video. Dalam penggunaan nyata, baterai masih menyisakan 25-30 persen pada pukul 22.00, dengan aktivitas mencakup browsing, media sosial, chat, email, dan streaming musik.

MagSafe Battery Pack: Solusi Tambahan Daya

Apple merilis MagSafe Battery Pack untuk membantu memperpanjang nafas iPhone Air. Desainnya mengikuti bentuk unik iPhone Air dan dapat menambah hingga 65% daya.

Kesimpulan: Kejutan dari Apple

iPhone Air membuktikan bahwa angka di atas kertas tidak selalu mencerminkan pengalaman nyata. Ponsel ini tampil sebagai iPhone paling nyaman untuk digunakan sehari-hari berkat desain tipis dan ringan, performa kencang, serta daya tahan baterai yang solid.

Bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan, desain premium, dan performa stabil dalam bodi super-tipis, iPhone Air layak disebut sebagai salah satu kejutan terbesar Apple tahun ini.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow